|
Berburu Bengkel Langganan |
 | Berburu Bengkel Langganan Banyak dari Anda, pemilik mobil yang sering bergonta-ganti bengkel. Hal tersebut tentunya dilatar-belakangi oleh sebuah hal. Yakni, pencarian akan bengkel yang ‘sehati’ dan bisa memuaskan kita. Terkadang, bengkel resmi yang penuh ‘janji surga’ pun kerap mengecewakan. |
Bengkel tidak resmi atau alternatif malah banyak penggemarnya. Peugeot, Volvo, Mercedes, BMW dan Toyota adalah merek kendaraan yang paling banyak bengkel alternatifnya. Lepas dari banyaknya bengkel alternatif atau resmi, toh, masih sulit saja mencari bengkel yang layak diputuskan sebagai bengkel langganan. Tujuannya, ya itu tadi. Agar kita tidak ber-gonta-ganti bengkel. Selain berisiko terhadap kondisi mobil Anda, gonta-ganti bengkel pun menyulitkan kita untuk beradaptasi dengan mekanik bengkelnya. Pasalnya, jika adaptasi mulus dan lancar, komunikasi kita terhadap sang mekanik akan lebih berkualitas. Dampaknya, mobil Anda yang mengalami masalah pun akan tertangani sesuai yang Anda inginkan. Dan hak Anda sebagai konsumen dalam mendapatkan pelayanan dan hasil yang prima akan terpenuhi. |
|
Read more...
|
|
|
Tiga Juta Warga Malaysia Sakit Mental |
Kuala Lumpur, 23 November 2007 09:02 Menteri Kesehatan Malaysia Dr Chua Soi Lek mengungkapkan, sebanyak 3 juta dari 26 juta penduduk negara ini (16 persen) mengalami sakit mental. Menurutnya, jumlah ini sesuatu yang memprihatinkan.
Berdasarkan penemuan data terbaru Kajian Kesehatan pada 2006, didapatkan kasus gangguan mental di kalangan rakyat Malaysia meningkat sebanyak hampir enam persen dibandingan kajian serupa pada 10 tahun lalu.
Dr Chua mengatakan, dari tiga juta orang itu, sebanyak 20,3 persen anak-anak dan remaja berusia di bawah 16 tahun. |
|
Read more...
|
|
|
Blog Bukan Karya Jurnalistik |
Jakarta, 18 Desember 2007 00:38 Pendiri komunitas "Indonesian Blogger", Enda Nasution, mengatakan blogger tidak bisa disamakan dengan jurnalis, karena jurnalis ada standar tersendiri yaitu kaidah jurnalistik yaitu berimbang, sedangkan blogger tidak disyaratkan seperti itu dalam menulis di situs internet pribadinya. "Bila terjadi masalah, misalnya sudah sampai taraf menyebarkan kabar bohong atau fitnah, bisa dilaporkan kepada pihak berwajib, karena blogger tidak bisa lepas dari hukum yang berlaku," kata Enda, sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (17/12). |
|
Read more...
|
|
|
Jari Manis Peneropong Segalanya |
 KapanLagi.com - Bagi wanita yang memiliki jari manis lebih panjang ada baiknya mulai berhati-hati, pasalnya penelitian terbaru menyebutkan wanita dengan ukuran jari manis lebih panjang dari jari telunjuknya rentan mengalami gangguan radang sendi (arthritis). Pada umumnya jari telunjuk dan jari manis pada wanita memiliki panjang yang sama, sementara pada pria jari manis cenderung lebih panjang dari jari telunjuknya. Ilmuwan mendapati wanita yang memiliki jari manis lebih panjang beresiko ganda mengidap osteoarthritis (penyakit degeneratif pada persendian), dibanding mereka yang memiliki jari berukuran standar. "Wanita yang memiliki jari manis dengan pola pria atau jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk beresiko menderita osteoathritis pada lutut. Mekanisme dasarnya belum jelas dan masih dibutuhkan penelitian lebih jauh tentang hal ini," jelas Professor Michael Doherty, ketua penelitian, seperti dikutip dari Dailymail.co.uk, Jumat (04/01/08). Untuk riset ini, para peneliti dari Universitas Nottingham menganalisa jemari tangan 2 ribu penderita radang sendi dan seribu orang tanpa gangguan arthritis di usia ke-60. |
|
Read more...
|
|
|